Sukhoi Su-30MK2 Keluar Runway Sultan Hasanuddin, Sempat Dekat Pagar Pembatas

1001613767
Jet tempur Sukhoi tergelincir di Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin (Foto: Tangkapan layar media sosial)

MAROS, ESANEWS.ID — Pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengalami insiden overrun hingga keluar dari landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Insiden tersebut terjadi di sisi barat bandara, tepatnya Runway 13. Pesawat terlihat keluar dari ujung landasan dan berhenti di area rerumputan di sekitar perimeter bandara. Keberadaan pesawat tersebut kemudian menarik perhatian warga dan pengguna Jalan Poros Makassar-Maros.

Mengalami Kendala Sistem Pengereman

TNI AU kemudian memberikan penjelasan mengenai penyebab insiden. Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pesawat tersebut sedang menjalani rangkaian test flight setelah menyelesaikan pemeliharaan tingkat berat atau overhaul.

Saat dilakukan simulasi take off dan pengereman, terjadi kendala teknis pada sistem pengereman sehingga tidak berfungsi secara maksimal.

Akibat kendala tersebut, pesawat keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan.

Pesawat dan Awak Dipastikan Aman

TNI AU memastikan seluruh awak pesawat dalam kondisi aman setelah insiden tersebut. Tidak ada laporan mengenai korban dalam peristiwa ini.

Pesawat selanjutnya ditarik menuju hanggar perawatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelah pemeriksaan dan perbaikan yang diperlukan, pesawat akan dipersiapkan untuk melaksanakan test flight berikutnya.

Sempat Menjadi Perhatian Pengguna Jalan

Posisi pesawat yang berada di luar runway membuat insiden tersebut dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Rekaman video kondisi Sukhoi di area rerumputan juga beredar di media sosial.

Dari sejumlah rekaman yang beredar, pesawat tampak berada dekat pagar pembatas kawasan bandara. Kondisi tersebut membuat pengendara yang melintas di Jalan Poros Makassar-Maros dapat melihat langsung keberadaan pesawat.

Meski demikian, penyebutan bahwa pesawat “nyaris menabrak jalan raya” perlu disikapi hati-hati. Informasi resmi TNI AU menyebut pesawat keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan, sementara laporan mengenai kedekatannya dengan jalan berasal dari pengamatan di lokasi dan rekaman yang beredar.

Operasional Penerbangan Tetap Berjalan

Insiden tersebut tidak menghentikan aktivitas penerbangan komersial di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pihak pengelola bandara memastikan kegiatan penerbangan tetap berjalan normal, sementara proses penanganan dan evakuasi pesawat dilakukan oleh pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena melibatkan pesawat tempur dalam rangkaian uji terbang setelah menjalani pemeliharaan tingkat berat. TNI AU kini melakukan pemeriksaan terhadap pesawat untuk memastikan penyebab gangguan sistem pengereman dan memastikan aspek keselamatan sebelum pesawat kembali menjalani penerbangan uji berikutnya. #NurMTop

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *