PADANG, ESANEWS.DI – Sebuah alek adat Minangkabau digelar pada Sabtu, 12 September 2026, di wilayah Nagari Koto Tangah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kegiatan tersebut merupakan Batagak Pangulu dengan mengangkat gelar Datuak Singo Labiah dari Kaum Suku Melayu.
Informasi tersebut disampaikan melalui undangan yang mengajak keluarga besar, sanak saudara, serta masyarakat untuk memberikan doa restu atas pelaksanaan alek adat tersebut.
Dalam tradisi Minangkabau, Batagak Pangulu merupakan salah satu prosesi adat penting yang berkaitan dengan pengukuhan atau penobatan seorang penghulu yang akan memimpin kaum dan menjalankan amanah adat. Penghulu memiliki tanggung jawab dalam menjaga adat, membimbing kemenakan, serta menjadi tempat bermusyawarah bagi kaum.
Berdasarkan undangan yang beredar, sosok yang akan menyandang gelar Datuak Singo Labiah adalah H. Maswan Nursu’ud Dt. Singo Labiah. Nama tersebut tercantum pada bagian foto tokoh yang terdapat dalam undangan Batagak Pangulu.
Mengangkat Nilai Adat dan Kebersamaan
Pelaksanaan Batagak Pangulu bukan hanya menjadi sebuah acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara niniak mamak, kaum, kamanakan, keluarga besar, serta masyarakat.
Alek adat seperti ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat Minangkabau agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ungkapan yang tercantum dalam undangan, “Ingekkan nan Lupo, Japuik nan Tingga”, menjadi pesan yang kuat dalam kegiatan tersebut. Ungkapan itu dapat dimaknai sebagai ajakan untuk kembali mengingat dan merawat nilai-nilai adat serta mempererat kembali hubungan kekeluargaan yang mungkin mulai renggang oleh perkembangan zaman.

Doa Restu untuk Amanah Baru
Dengan dikukuhkannya seorang pangulu, diharapkan amanah yang diberikan oleh kaum dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seorang penghulu bukan hanya menyandang gelar adat, tetapi juga diharapkan mampu menjadi panutan serta menjaga marwah kaum dan adat Minangkabau.
Batagak Pangulu Datuak Singo Labiah di Koto Tangah ini diharapkan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting bagi keluarga besar Suku Melayu dalam memperkuat silaturahmi serta melestarikan adat dan budaya Minangkabau. #AiRajo














