ESANEWS.ID — Sosok Susanah, penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang dipanggil Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan, menjadi perhatian publik.
Prabowo menyebut Susanah berasal dari Kabupaten Bogor dan bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.
Namun, nominal tersebut kemudian dipertanyakan karena diduga terjadi kesalahan penyebutan. Hingga kini belum ada klarifikasi resmi mengenai nominal upah tersebut.
Selain itu, terdapat perbedaan informasi mengenai asal daerah Susanah. Dalam daftar delapan persona terpilih, Susanah disebut berasal dari Kota Bogor, sementara informasi lainnya menyebut ia berasal dari Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Susanah diketahui merupakan ibu tiga anak berusia 38 tahun dan tamatan SD. Ia menjalani dua pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pada pagi hari, Susanah bekerja sebagai penjahit kain majun atau kain perca yang diolah menjadi lap pembersih. Ia kemudian bekerja sebagai pengupas bawang.
Kisah Susanah menjadi perhatian karena menggambarkan perjuangan masyarakat pekerja informal sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai akurasi data dan nominal penghasilan yang disampaikan dalam pidato Presiden.














