ESANEWS.ID – Aksi heroik seorang ayah bernama Muhammad Sapran berhasil menggagalkan dugaan penculikan terhadap putri sulungnya, F (11), di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Peristiwa menegangkan itu terjadi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis (16/7/2026).
Menurut penuturan Sapran dalam program Saksi Kata di kanal YouTube Tribun Kalteng News Video, saat itu dirinya sedang menjemput sang anak pulang sekolah. Ia kemudian singgah di toko sembako milik istrinya untuk mengambil minum dan berbincang sejenak.
Tak lama berselang, terdengar teriakan histeris dari putrinya.
“Abi, abi, tolong, abi,” kenang Sapran menirukan teriakan anaknya.
Sapran langsung berlari keluar dan mendapati putrinya telah berada di dalam sebuah mobil yang mulai melaju. Tanpa berpikir panjang, ia mengejar kendaraan tersebut dan melompat masuk melalui pintu kiri yang masih terbuka.
“Langsung saya lompat, istri ikut mengejar,” ujarnya.
Saat bergelantungan di pintu mobil, Sapran berusaha merebut kendali kemudi dari pengemudi yang diduga sebagai pelaku. Sempat terjadi aksi saling dorong dan baku hantam di dalam kendaraan.
Menurut Sapran, mobil nyaris menabrak pengguna jalan sebelum ia berhasil mengarahkan kemudi ke sisi kiri dan menarik rem parkir hingga kendaraan berhenti.
Setelah mobil berhenti, Sapran meminta terduga pelaku menyerah. Namun pelaku tetap melakukan perlawanan hingga akhirnya keluar dari mobil. Warga yang berada di lokasi kemudian berdatangan dan mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Korban Mengalami Trauma
Sapran mengungkapkan bahwa putrinya kini masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Selama berada di dalam mobil, korban diduga mendapat ancaman agar tidak berteriak dan sempat mengalami kekerasan fisik.
Korban diketahui merupakan anak pertama Sapran yang merupakan penyandang kebutuhan khusus.
Sapran juga mengaku curiga pelaku telah beberapa kali mengamati aktivitas keluarganya di sekitar toko sembako milik istrinya.
“Dia sering celingak-celinguk di depan warung,” katanya.
Hingga kini, terduga pelaku telah diamankan oleh kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap dugaan penculikan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak, terutama saat berada di ruang publik.
#KotawaringinTimur #KalimantanTengah #PenculikanAnak #Kriminal #MuhammadSapran #Polisi #ESANEWS #NurMTop















