PESISIR BARAT, ESANEWS.ID – Kasus dugaan pencurian di bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi sorotan publik setelah rekaman video kondisi bangunan yang berantakan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat pintu belakang bangunan diduga telah dirusak. Bagian dalam gedung tampak berantakan dan sejumlah peralatan dapur dilaporkan sudah tidak berada di tempatnya.
Narasi yang beredar di media sosial menyebut kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa nilai kerugian masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Miedy Hariyanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian di bangunan Yayasan SPPG Bumi Artha Semesta yang berlokasi di Dusun Usang Pulau, Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan.
“Benar, kami menerima laporan dugaan pencurian tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Miedy, Sabtu (1/8/2026).
Bangunan Sudah Selesai Enam Bulan, Belum Pernah Beroperasi
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bangunan dapur MBG tersebut telah rampung dibangun sekitar enam bulan lalu. Meski demikian, hingga saat ini fasilitas tersebut belum pernah digunakan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Peristiwa itu pertama kali diketahui pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Pelapor bernama Aris Biantoro saat itu berada di lokasi pengunduhan sawit yang berada di belakang gedung. Ia melihat pipa paralon sumur bor dalam kondisi patah sehingga menimbulkan kecurigaan.
Aris kemudian bersama seorang saksi, Komang Ardane, memeriksa bangunan tersebut. Saat tiba di lokasi, mereka mendapati pintu belakang telah terlepas. Ketika memasuki ruangan, kondisi di dalam bangunan sudah berantakan dan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui sejumlah peralatan telah hilang.
“Dari hasil pemeriksaan awal, bangunan tersebut memang belum beroperasi meski telah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu. Kami sudah melakukan cek TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” jelas Miedy.
Sejumlah Peralatan Dapur Dilaporkan Hilang
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, sejumlah barang yang diduga dibawa pelaku antara lain satu unit genset merek Champion, kulkas, freezer, mesin rice steamer, timbangan digital, alat pemadam api ringan (APAR), alat pengukur suhu, selang regulator, kabel pompa air sepanjang 10 meter, hingga sekitar 50 celemek.
Penyidik saat ini masih melakukan inventarisasi terhadap seluruh barang yang dilaporkan hilang sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mencari petunjuk untuk mengungkap pelaku.
“Kasus ini masih kami dalami. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta mencari barang bukti yang hilang,” kata Miedy.
Ia menambahkan, kepolisian belum dapat memastikan total kerugian akibat peristiwa tersebut karena proses pendataan masih dilakukan oleh pihak pelapor.
“Untuk nilai kerugian belum bisa kami sampaikan karena masih dilakukan pendataan dan inventarisasi barang yang hilang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat dugaan pencurian tersebut. (NUR M TOP).











