ESANEWS.ID, CIBITUNG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cibitung sejak Kamis pagi hingga sore hari, 22 Januari 2026, mengakibatkan banjir meluas di sejumlah perumahan dan permukiman warga. Ribuan warga di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi.
Salah satu warga Perumahan PIR Pesona Indah Residence, Raja, mengungkapkan kondisi banjir kali ini terasa seperti kembali ke masa lalu. “Sudah rumah tergenang air, listrik mati, suasana gelap, hanya terdengar suara kodok dari genangan air,” ujarnya kepada tim ESANEWS.id di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hampir 80 persen wilayah perumahan di Kecamatan Cibitung dan sekitarnya, termasuk Tambun Utara dan Tambun Selatan, terdampak banjir. Ketinggian air di beberapa titik mencapai 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter, menyebabkan aktivitas warga lumpuh.
Sejumlah warga terpaksa menyesuaikan aktivitas dengan memindahkan kendaraan roda dua dan roda empat ke jalan tanah atau area yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Sebagian lainnya memilih bertahan di dalam rumah sambil menunggu air surut.
Hingga berita ini diturunkan, tim ESANEWS.id masih melakukan pemantauan langsung di lokasi banjir. Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait untuk mengantisipasi banjir susulan serta memperbaiki sistem drainase yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air.
Banjir merendam hampir 80 persen wilayah Cibitung, Muktiwari hingga Tambun akibat hujan deras Kamis 22 Januari 2026. Ribuan warga terdampak.









