ESANEWS.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menanggapi serius insiden tragis seorang ibu hamil di Provinsi Papua yang dikabarkan meninggal dunia setelah ditolak oleh empat rumah sakit berbeda. Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
Perintah ini disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Usai rapat, Mendagri Tito Karnavian melaporkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat dengan meminta Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, untuk segera mengunjungi keluarga korban dan memberikan bantuan yang diperlukan.
“Perintah Beliau untuk segera lakukan perbaikan audit. Melakukan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit-sakit itu, termasuk juga pejabat-pejabat yang di Dinas Kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten dan yang (rumah sakit) swasta,” kata Tito kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/5/2025).
Untuk menindaklanjuti perintah Presiden, tim gabungan dari pemerintah pusat telah diterjunkan ke Jayapura. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama tim dari Kementerian Dalam Negeri saat ini telah berada di lokasi untuk memulai proses audit terhadap manajemen dan pelayanan rumah sakit yang terlibat.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan standar pelayanan kesehatan di seluruh daerah, termasuk Papua, berjalan optimal dan tidak menelantarkan pasien dalam kondisi darurat.
Jurnalis: (NurmTop), EsaNews.id







